NUTRISI RUHANI BAGI GENERASI RABBANY
3 fase penting dalam pembentukan generasi yang
baik :
1.
PRA-NIKAH
2.
MASA KEHAMILAN
3.
PASCA KELAHIRAN

1. Pra-Nikah
عن عائشة رضي الله عنها تَخَيَّرُوا لِنُطَفِكُمْ، وَانْكِحُوا الْأَكْفَاءَ، وَأَنْكِحُوا
إِلَيْهِمْ
"Pilihlah (tempat) untuk mani kalian, dan nikahilah
orang-orang yang sepadan, dan nikahkanlah (wanita) dengan orang-orang yang
sepadan." Diriwayatkan Aisyah RA (hadits shahih) (Sunan Ibnu Majah,
no.1968, Mustadrok Lil-hakim, no.2687, Sunan Daruqutni, no.3788 dan Sunan Kubro
Lil-Baihaqi, no.13758)
أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ النَّبِيِّ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لِأَرْبَعٍ لِمَالِهَا
وَلِحَسَبِهَا وَجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا فَاظْفَرْ بِذَات الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاك
dari Abi Hurairah ra bahwasanya Nabi saw bersabda
wanita dinikahi karena empat perkara. Pertama hartanya, kedua kedudukan
statusnya, ketiga karena kecantikannya dan keempat karena agamanya. Maka
carilah wanita yang beragama (islam) engkau akan beruntung.”[3]

·
Setelah menikah,
pengantin baru hendaknya memperhatikan adab-adab sebelum melakukan mu'asyarah
bersama pasangan. Dan kemudian saling mendoakan segala kebaikan untuk kehidupan
rumahtangganya.
(Doa Suami)
اَللَّهُمَّ
إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ
مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ
“Ya Allah,
sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan istri dan juga kebaikan tabiatnya,
dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukannya serta keburukan
tabiatnya.”
(Doa Istri)
اَللَّهُمَّ بارك لي في أهلي
وبارك لهم في. اللهم اجمع ما بيننا ما جمعت بخير و فارق بيننا إذا فارقت بخير
Wahai Allah berkahilah
aku didalam keluargaku dan berkahilah mereka didalam diriku. Wahai Allah
satukanlah kami dengan kebaikan dan pisahkanlah kami jika Engkau menghendaki
(kami) berpisah dengan kebaikan pula.”
Keterangan
di atas berdasarkan hadis dari Abdullah bin Amr bin ‘Ash, bahwa Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إذا تزوج أحدكم امرأة
أو اشترى خادما فليأخذ بناصيتها وليسم الله عز وجل وليدع بالبركة وليقل: اللهم إني
أسألك من خيرها
“Apabila kalian menikahi seorang wanita, maka peganglah
ubun-ubunnya, sebutlah nama Allah, dan doakanlah memohon keberkahan, serta
ucapkan: Allahumma inni as-aluka…. dst.” (HR. Bukhari

2. MASA KEHAMILAN
Diantara cara memberikan nutrisi ruhani untuk bayi dalam kandungan
:
1.
Memperbanyak do'a kebaikan
untuk sang janin
· ربنا هب لنا من أزواجنا
وذريتنا قرة أعين واجعلنا للمتقين إماما (al-Furqon : 74)
· اللهم بارك فيه و بارك
له وبارك عليه واجعله مباركا ببركات من عندك
·
رب هب لي من الصالحين
(Ash-shaffat : 100)
·
رب هب لي من لدنك ذرية طيبة انك سميع الدعاء
(QS. Ali Imran: 38)
2.
Menjaga keharmonisan
suami istri
3.
Memberi makan dari
rezeki yang halal
4.
Memperbanyak
mendengarkan dan melantunkan al-Qur'an
-
Al-Quran bisa
memberikan efek positif untuk otak
-
Pengenalan/muqoddimah
untuk menghafal
( 1 hari --> 1 Juz x 5 x 9 bulan = 45 kali khatam al-Qur'an)
( 2 tahun : 120 kali khatam)
Menginjak usia 3 tahun : 165 kali khatam.
3. PASCA KELAHIRAN
A.
BALITA

Anak ibarat sebuah gelas kosong dan isi
gelasnya bisa bermacam-macam; bisa birisikan air putih, teh, jus, susu bahkan
bisa juga berisikan minuman keras, tergantung siapa yang menuangkan kedalam
gelas tersebut.
( Dr Kamil el-laboody)

Indera yang paling
tajam pada usia balita adalah PENDENGARAN. Maka stimulasi yang bagus adalah melalui
indera ini.

والله أخرجكم من بطون أمهاتكم لا تعلمون
شيئا وجعل لكم السمع والأبصر والأفئدة, لعلكم تشكرون
"
Dan Allah mengeluarkan kami dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui
sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu
bersyukur"
PEMBAGIAN USIA MANUSIA BERDASARKAN KEMAMPUANNYA
MENGHAFAL DAN MEMAHAMI
1. Dalam kandungan.
2. Dari 0 – 7 tahun : Mudah menghafal, belum faham
(Pendengaran lebih dominan) .
3. Dari 7 – 25 tahun : hafal dan Mulai memahami .
4. Dari 25 – 40 tahun: Hafal dan faham.
5. Usia 40 tahun keatas : Faham, tingkat kecepatan
menghafal berkurang.
B. ANAK (7-14 tahun)
Yang
harus dilakukan : Memberi arahan, melatih disiplin dan bertanggungjawab.
Diantara
hal-hal yang bisa diajarkan pada anak usia 7 tahun keatas adalah :
2. Birrul walidain
3. Shalat
4. Puasa
5. Memisahkan tempat tidur
dengan orangtua
6. Memisahkan tempat tidur
dengan saudara yang berbeda jenis kelamin
7. Mengajarkan berpakaian syar'i
8. Mengajarkan adab isti'dzan /
meminta izin ketika memasuki kamar orangtua atau rumah orang lain.
C. Usia 15-21 tahun (DEWASA)
: Berkawan, bertukar pendapat. Kita menghormati pendapat mereka
selama tidak bertentangan dengan syariat.
D. USIA 21 KEATAS
: Memberi kebebasan kepada anak untuk bertindak, orang tua hanya
menasehati dan mengarahkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar