Kamis, 29 November 2012

Dandelionku

Dandelionku

getirku bersama angin mengkhawatirkanmu
saat kumbang itu mendekatimu
langit sembunyikan tangismu dengan hujan
kau bermain ria di sana dengannya di bawah awan hitam

menatapmu dalam dengan sangsi
bersusah payah memanggilmu untuk kembali
meski kau bilang permainanmu akan segera kau usaikan
aku tetap khawatir lukamu merekah

dandelionku…
warna jingga sore mengingatkanku padamu
tanda hari akan segera berganti
kau masih tidak ada di sini

dandelionku..
ku tau kau mampu tetap tegar  dari hantaman cuaca
namun jika sendiri kau rasa  tak kuasa
sampaikan ceritamu pada ilalangmu ini lewat udara yang akan kuhirup

Kairo, Penghujung Oktober 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar