Sabtu, 18 Mei 2013

anamnesis hipokalemia


Anamnesis

Riwayat hipokalemia bisa jadi samar-samar. Pasien biasanya asimptomatis (tidak ada gejala), terutama pada hipokalemia yang ringan. Gejala yang timbul biasanya berkaitan dengan penyebab timbulnya hipokalemia itu sendiri. Jadi gejala hipokalemia biasanya disertai gejala lain yang berkaitan dengan penyebab utama terjadinya hipokalemia. Hipokalemia dapat dikenali jika sudah terdapat sekumpulan gejala yang melibatkan GI, ginjal, muskuloskeletal, jantung dan sistem saraf. Penggunaan obat pada pasien harus dipastikan tidak menyebabkan hipokalemia.

   Gejala yang sering ditemukan pada pasien hipokalemia antara lain:
  • Palpitasi
  • Kelemahan otot skeletal atau kram
  • Paralysis, paresthesias
  • Konstipasi4
  • Mual atau muntah
  • Kram perut
  • Poliuri nokturia atau polidipsi
  • Psikososis, delirium dan halusinasi
  • Depresi

Fisik

Temuan fisis yang berkaitan dengan hipokalemia berat antara lain:

  • Tanda ileus
  • Hipotensi
  • Aritmia Ventrikel5
  • Henti jantung
  • Bradikardi atau takikardi
  • Denyut prematur atrium atau ventrikel
  • Hipoventilasi, distres pernapasan
  • Gagal napas
  • Letargi ataupun perubahan status mental lainnya
  • Penurunan kekuatan otot, fasikulasi ataupun tetanus
  • Penurunan refleks tendon
  • Tampilan Cushingoid (contoh edema)

Penyebab

  • Akibat Ginjal
    • Asidosis tubular ginjal
    • Hiperaldosterinisme
    • Deplesi magnesium
    • Leukemia (mekanisme belum diketahui)
  • Akibat GI (sumber bisa karena alasan medis maupun psikiatri6 , ie, anorexia or bulimia)
    • Vomiting or nasogastric suctioning
    • Diarrhea
    • Enemas or laxative use
    • Ileal loop
  • Efek Obat
    • Diuretics (most common cause)
    • Beta-adrenergic agonists
    • Steroids
    • Theophylline
    • Aminoglycosides
  • Transcellular shift
    • Insulin
    • Alkalosis
  • Malnutrisi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar